“Training for Trainer: Pemuda Kontributif, Generasi Prestatif”

SEMARANG – Minggu (18/12) telah dilaksanakan Training For Trainer dan LPJ Akhir Tahun Despro Etos Semarang yang bertempat di Pondok Pesantren Saubari Bening Hati, Meteseh. Kegiatan dimulai pukul 08.45 setelah adanya sarapan bersama, dipandu oleh M. Izzur Maula (2016) dan tilawah oleh Endi Deswanto (2016). TFT ini merupakan acara yang khusus diselenggarakan untuk Etoser aktif guna mempersiapkan diri untuk melakukan serangkaian kegiatan “Etos Raod to School” yang juga dikenal dalam program “Kuliah Tak Gentar” di daerah masing-masing selama libur semester ganjil. Kegiatan dihadiri oleh 28 Etoser Putri dan 24 Etoser Putra dari angkatan 2013-2016. Sebelum memasuki materi, sambutan disampaikan oleh Arroyan Suwarno selaku pendamping dan PIC Etos Road to School. “Kuliah Tak Gentar, Semangat Menggelegar” begitulah jargon yang beliau pimpin.
Training kali ini berlangsung dengan antusias dan tawa para Etoser karena penyampaian materi yang jenaka namun menarik dan ringan oleh Bapak Faris Fanani selaku Korwil Etos Semarang. Materi mengenai “Publik Speaking” ini memberikan gambaran kepada para trainer dalam penyampaian materi mulai dari cara perkenalan, berbicara, membangun integritas diri hingga kontak mata yang sangat penting dalam komunikasi dengan audiens.
Sesi selanjutnya yaitu mengenai kilas materi pembentukan kelompok untuk melakukan training. Tahap pertama yaitu Forming dengan pembentukan kelompok melalui pemilihan anggotanya, kemudian Stroming dimana dalam suatu kelompok sangat dimungkinkan adanya badai yang berarti perselisihan atau masalah yang harus dihadapi dengan bijak. Ketiga adalah Norming yang berarti penetapan nilai, setelah melewati suatu perselisihan atau masalah yang diharap mampu membentuk suatu nilai dari kelompok tersebut. Terakhir adalah Performing yaitu pencapaian kerja yang diharapkan mendapat pencapaian nilai maksimal dengan kerja keras dari setiap anggota.



Simulasi ERtS dilakukan setelah adanya singkat penjelasan teknis dan pembagian kelompok. Kemudian Etoser dibagi dalam 11 kelompok dan didampingi oleh SC masing-masing. Diantaranya ada microteaching oleh masing-masing etoser untuk melatih public speaking mereka dan untuk introspeksi bersama juga sebagai sarana untuk bertanya mengenai ERtS ini. Sesi simulasi ini berakhir hingga pukul 13.00 setelah dilanjutkan waktu shalat dhuhur, kemudian ada makan siang bersama.
Sekitar pukul 13.30 WIB acara diisi dengan sedikit penyampaian mengenai Corps Dai Dompet Daufa (CORDOFA) oleh Ustadz Gery, lalu pembukaan untuk LPJ Despro. LPJ ini dipimpin langsung oleh ketua umum Despro 2016, M. Fajri Izzul Muslimin (2014) dan penyampaian laporan masing-masing Divisi oleh Ketua Divisi. Setelah LPJ disampaikan oleh setiap pengurus, kemudian diadakan reorganisasi dari kepengurusan Etoser 2014 ke Etoser 2015. Pemilihan lewat musyawarah pun menghasilkan nama-nama pengurus yang baru, yakni Rizki Akbar Sentosa (2015) sebagai ketua umum Despro 2017, wakil ketua oleh M. Izzur Maula (2016), sekretaris umum oleh Sakinah Nasution (2015), dan bendahara umum oleh Nur Latifah (2015). Pembagian ketua divisi Pendidikan oleh Makhrul Hamdi (2015) dengan sekretaris divisi Naimatul Mufida (2015), ketua divisi Sosial oleh Mamluatul Lailiyah (2015) dan sekretarid divisi Zidny Elma Maula (2015), ketua divisi Ekonomi oleh Azhar Kanzu Arasy (2015) dan sekretaris Sabrina Amaliya (2015), dan ketua divisi Kesehatan oleh Falasifah (2015) dan sekretaris Deni Andriani (2015).
Barakallah kepada Etoser 2014 yang telah menyelesaikan satu tahun kepengurusan Despro Rowosari, semoga setiap kerja keras dan hasil yang didapat menjadi berkah dalam kebermanfaatannya dimasyarakat. Semangat berkontribusi dan mengabdi untuk Etoser 2015 dalam upaya mewujudkan masyarakat madani di desa Rowosari.




“Setiap langkah yang kita awali dengan Basmallah, Insyaallah akan menjadi berkah”
"Sebaik-baik manusia ialah yang memberi manfaat kepada orang lain." ( H.R Al-Baihaqi )

#KuliahTakGentar
#EtosSemarang
#PEMUDAKontributif

~Membangun Diri Membangun Bangsa


Share on Google Plus

About Etos Semarang

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment