Merangkai Kehidupan, demi Sebuah Impian


    Bismillahirrahmanirrahiim nama saya sri wahyuni ,secara formalnya saya bisa di panggil sri wahyuni secara lengkap tetapi ketika aku duduk di bangku SMA kebanyakan guru dan teman teman lebih nyaman memanggilku dengan panggilan ‘’yuni’’ tapi ketika aku duduk di bangku perkuliahan saya lebih sering di panggil dengan nama ‘’sriii ‘’ yak,.nama ini juga panggilanku sejak aku bayi oleh semua keluargaku. Ya bagi saya namaku ini adalah sebuah doa ddan harapan dari ayah dan ibuku . mereka berharap sesuatu yyang baik selalu ada pada diriku. Dan saya sebagai anak yang berbakti kepada kedua orang tuaku aku sangat senang dan bersyukur sekali karena ayah dan ibuku. Saya lahir di kota boyolali yang terkenal dengan susus sapinya pada tgl 25 oktober 1996.yang berkelamin perempuan dengan berat badan ketika lahir adalah 1,9 kilogram. Saya adalah anak ke 6 dari 6 bersaudara , saya anak dari hasil menikahnya pasangan suami istri yang insyaallah halal yaitu dari bapak sukimin dan ibu sukarmi. Dulu ayah saya adalah seorang lelaki yang bertanggung jawab, dan bekarja keras. Dan ibuku adalah seorang buruh tani yang ikut bekerja keras demi keluarganya.
     Aku adalah seorang remaja muda yang yang bersemangat dan penuh dedikasi yang tinggi dalam mencapai sebuah cita – citaku. Aku  selalu mengisi hari- harinku  dengan penuh manfaat dan mengispirasi banyak orang. Aku  berkelamin permpuan dengan berbalurkan kulit hitam manis, tinggi semampai dan  selalu mengenakan jilbabku selama aktifitas harianku. Aku  lahir dari keluarga yang tidak mampu atau bahkan dikatakan miskin dan yang paling miskin di kampungnku, yang bersaudara banyak dengan berpendidikan yang rendah. Aku  hidup di rumah yang sederhana beralaskan lantai bersemen yang dinding rumahnya terbuat dari anyaman bambu yang bilamana tertiup angin ketika hujan deras pasti akan roboh, dengan atap genteng yang sudah mulai rabuh dan banyak yang pecah sehingga ketika hujan tiba banyak sekali kebocoran dimana – mana. Namun dari kemiskinana ini tidak menyurutkan niatku untuk selalu mengejar mimpi- mimpinku. Ayahku meninggal sejak aku duduk di bangku MTs kelas VII, aku sangat kehilangan ayah yang aku sayangi dan sanjungi karena selama hidupku sang ayahlah yang selalu memotivasi hidupku agar bisa lebih baik, ayahku selalu memotivaskui supaya saya selalu bangkit dari tidurku dan berprinsip bahwa walaupun kita hidup menjadi orang miskin harta akan tetapi kita tidak boleh miskin cita-cita. Kata – kata itu yang menjadikanku  termotivasi dan selau ingat bahwa aku  harus memiliki mimpi. Ketika itu aku  memulai hidupnya dengan penuh mimpi dan angan- angan, aku  sellalu menuliskan mimpi – mimpiku di sebuah buku harian, selain itu aku juga menuliskannya di dinding rumahku , namun aku selalu  beranggapan bahwa sebuah mimpi itu tidak cukup di tuliskan tapi untuk di wujudkan.
     Aku  memiliki cita-cita yang mulia dan tinggi. Semasa kecilnya waktu masih duduk di bangku SD aku  ingin menjadi dosen yang hebat dan bertanggung jawab, suatu ketika ada seorang guru di kelsku yang bertanya kepada  akan cita – citaku, dan aku  mengungkapkan cita-citaku  itu,dan secara spontanitas dan serentak semua temanku  menertawaknku,aku selalu di hina, di ejek, dan tidak di hargai, itu karena aku berasal dari keluarga yang miskin dan menjdi anak yatim, namun cita-citaku dianggap terlalu tinggi dan tidak munkin aku bisa mencapainya. Aku  sangat  merasa sakit hati akan tetapi sakit hatinya ini akan akan aku jadikan  semangat untuk mengejar impianku itu. Tapi aku  selalu mengingat wasiat dari sang ayah bahwa aku harus bercita-cita tinggi. Cita – cita itu di wujudkan dengan diiringi usaha dan kerja keras, jujur, disiplin dan berdoa. Mulai sekarang aku akan mewujudkan mimpi –mimpiku dengan sebuah kertas dan buku rahasia dan yang tahu hanyalah aku dan buku rahasiaku itu, satu poin satu keinginan, baik besar maupun kecil aku menuliskannya dan dengan beriringnya waktu demi waktu aku mulai mencoretnya satu persatu dengan senyuman bahagiaku, dan itu bertanda bahwa targetku telah tercapai. 
    Sekolah SMA bagiku sangat tidak minkin karen keterbatasan faktor ekonomi keluarga, akupun bingung harus bagaimana tapi dengan berbekalkan semangat dan keinginan yang kuat akhirnya aku bisa melanjutkan sekolah ke tinggat SMA dengan bantuan dari mas Nur dan mbak Lilis , mereka sebagai sepupuku anak dari pakde ku, ia sangat sukses dan kaya raya, dengan kedermawanannya itu aku di sekolahkan sampai aku bisa lulus SMA . Hari demi hari aku lewati bersama denagn mereka di rumahnya, mereka memiliki 2 anak bintang 10 tahun dan ima 5 tahun, ya tugasku adalah mengawasi anak – anaknya memandikan, menyuapinya makan, mempersiapkan semuanya yang mereka butuhkan mulai dari berangkat sekolah sampai pulang lagi dari sekolah akulah yang mengurusinya, denagn semangat yang tinggi karena aku membuttuhkannya jadi aku harus mengabdi penuh denagn nya. Setelah pilang dari sekolah aku juga langsung membantu mereka berjualan di tokonya dan membersihkan rumahnya, dan ketika malam aku harus membimbing anak – anaknya membaca alquran dan belajar mengerjakan tugas di sekolahnya hingga pukul 21.30 wib dan setelah mereka tidur akupun mulai melaksanakan kewajibanku sebagai seorang siswa SMA yaitu belajar sampai larut malam, sebebnarnya aku tau ini tidak efektif tapi begitulah aku sellu melakukan rutinitasku demi keberhasilanku, aku mulai tidue ketika jam menunjukkan pukul 00.00 WIB. Dan aku bangun untuk bermuajahah kepada ALLAH ketika jam 3.00 wib, setelah itu aku belajar lagi karena menurutkau belajarku semalam itu tidak cukup , jadi saya harus sedikit mereviw kembali, dan ketika subuh betkumandang aku bergegas sholat shubuh dan mempersiapkan sarapan untuk keluarga ini , dan membantu menyiapkan perlengkapan adik adik sebelum berangkat sekolah, mulai dari mandi, memakai baju, sisiran, semuanya aku lakukan dengan penuh ke ikhlasan.Walaupun aku merasa belum maksimal dalam membantu mereka akan tetapi aku akan selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik . Begitu seterusnya aktifitasku selama 3 tahun lamanya. Ini semua aku lakukan emi mimpi- mimpiku, walaupun memang kadang sanagat menyakitkan tapi aku akan membuatnya selalu tersenyum. Selama disini munkin banyak sekali rintangan dan cobaan, aku harus menjaga kesopananku dalam berbicara, aku harus membatasi pergaulanku karena mereka tidak suka denagn orang yang selalu berfoya – foya dalam hidupnya. Selama aku SMA aku dilarangnya untuk pacaran terlebih dahulu, ya itu adalah larangan yang wajar dari orang tua kepada anaknya hal ini berarti mereka menyayangiku denagn sepenuh hatinya.akupun selalu di hantui oleh rasa pekewuh dan lain sebagainya, dimana aku selalu berhutang budi dengan mereka, aku vberkomitmen supaya aku tidak mengecewakannya.  Aku selalu ingat denagn mimpiku selama SMA yaitu bermimpi untuk mempertahankan peringkatku yaitu peringkat 3 besar paralel di setiap semesternya, alhamdulillah mimpi itu tercapai hingga aku lulus SMA . dari semester 1 sampai 6 aku selalu mendapat peringkat 3 besar dari jurusan IPA. Setiap kali aku akan menerima raport hati ini sangat ketakutan, dan jantung berdetak lebih kencang aku takut bila targetku tidak bisa aku memenuhinya. Selama aku duduk di banngku SMA aku memeiliki guru yang sangat menginspirasiku sekali, dia seorang guru kimia yang terkenal killer, disiplin, jujur dan kerja keras, akan tetapi dia memiliki sifat yang penyayang dan perhatian kepada anak didiknya, ia selalu perhatian terutama faktor ekonomi keluarganya.Ia bernama Gunadi, dia sudah tidak memiliki istri akan tetapi ia hidup tenang dengan putrinya yang kebetulan ia seumuran denganku juga. Pernah suatu ketika aku tiadk berangkat sekolah karena sakit , setelah aku berangkat dia langsung menemuiku dan bertanya keadaanku sekarang, ia sangat peduli dan perhatian kepadaku, setiap hari ulang tahunku tiba ia selalu ingat dan merayakan hari ulang tahunku dan mengucapkan serta mendoakanku. Begitu pula ia memperlakukan siswa yang lainnya, dia selalu berkata bahwa ‘’ pecahkanlah masalahmu yang ada di depan  mata dahulu masalah yang lainnya urusan belakangan’’ ia orangnya sangat simpel dan selalu mengispirasi banyak siswa, itu;ah yang menjadikanku sangat menyukainya. Ia juga sering mengatakan kepadaku ‘’ nak, fikirkan dulu dan fokuskan dulu ujian mu, masalah kuliah itu menyusul, semua akan indah pada waktunya ‘’. Semakin banyak orang yang bertanya kepadaku ‘’ kamu mau kuliah dimana?’’ selalu saja aku menjawabnya ‘’ ‘’biarlah waktu dan takdir yang menjawab nya setelah aku lulus nanti”  aku selalu bingung dengan perasaanku sendiri ketika banyak alumni yang bersosialisasi ke kelasku tentang kuliahnya, ingin rasanya aku menjawab aku pengen kuliah  , tapi apalah daya lagi – lagi kendala faktor ekonomi yang menghalangi mimpiku, setiap mereka memberiku brosur pasti aku meliriknya dan melingkarinya yaitu FPIK. Itulah keinginan besarku, dengan harapan aku bisa masuk ke fakultas tersebut. Tapi lagi – lagi finansial saya yang menghalangi mimpiku menjadi seorang dosen. Kabar gembira datang kepadaku, kala itu pagi – pagi dan masih masuk jam pertama , aku mendengar sebuah kabar yang kabar ini bagaikan kabar yang sangat membukakan pintu dan membangunkan ku dari tidurku, ya beasiswa bidikmisi namanya, tapi aku takut tidak bisa masuk karena aku bukan siswa yang aktif berorganisasi, dan bukan pula siswa yang memiliki segudang prestasi. Aku takut kalo tidak bisa di terima dalam diamku aku berfikir , Apakah aku bisa?.aku terus mencari – cari info baik via internet maupun perorangan mengenai persyaratan bisa di terima beasiswa ini. Aku harus yakin bahwa aku bisa mendapatkanya walau bagaimanapun caranya. Yang penting aku bisa kuliah gratiss tanpa membebani keluargaku. Kabar baik ini tak lupa aku juga menyampaikannya dengan ibu dan mas nur yang telah membiayaiku. Mereka hanya berkata bahwa itu semua terserah kamu karena kamulah yang menjalani dan kamu tau yang terbaik, kami sebagai orang tua hanya bisa mendorong dan memotivasimu dari belakang. Tanpa berpikir panjang akupun langsung menuliskan targetku ini kedalam mimpiku di kertas rahasia. Aku berharap ini bisa terwujud tidak hanya sebuah mimpi saja.
    Akhirnya waktu pendaftaran telah tiba dan aku mendaftar SNMPTN dengan mengambil jurusan FPIK prodi PSP undip Semarang , aku merasa cocok dan aku mantapkan hati meluruskan niat saya karena ALLAH SWT , aku berserah diri dan memohon yang terbaik diantara yang baik – baik. Dan semoga aku bisa lolos seleksi ini amiin. Hari demi hari aku lewati dengan mempersiapkan diri dan akhirnya tiba saatnya detik – detik yang menegangkan yaitu pengumuman hasil UN , hatiku berdebar, gelisah tak menentu, apakah saya bisa? Aku menunggu dari seorang pria yang gagah berbaju batik yang akan keluar dari ruangan kelasku, dialah abangku yang mengambilkanku hasil pengumuman, wajahnya keluar dengan pasang wajah yang menurutku sulit untuk di tebak, diapun berwajah yang super ekspresi yang belum pernah aku lihat sebelumnya, wajahnya tampak marah dan muram akupun semakin takut, dia berkata kepadaku ‘’ aku kecewa” jleb kata-kata itu membuatku semakin takut dan tidak mau rasanya aku membuka hasil UN ku , dan akhirnya sesampai di rumah akupun belum berani membuka hasilnya, sampai larut malam akupun memberanikan diri untuk membukanya, ketika amplop aku buka perlahn alhasil, aku lulus dengan hasil yang memuaskan. Alhamdulillah.
     Kini aku tinggal menanti pengumuman SNMPTN, gak disangka dan gak pernah aku menduganya ternyata akupun lolos seleksi SNMPTN di FPIK UNDIP Semarang, hatiku sungguh senang sekali, karena aku bisa di terima akan tetapi sayangnya akulah siswa yang paling utama dan satu-satunya siswa di SMA klego yang lolos SNMPTN ini.Akupun langsung memberitahukan kabar baik ini kepada semuanya dan terutama ibuku , semuanya nampak senang tapi juga ada kesedihan dimana aku takut kalo-kalo aku tidak di terima BIDIKMISI bagaimana? Karena nasib kuliahku ada di sini, ketika rumahku di survei di foto dan banyak berwawancara akupun membuang maluku dan dengan penuh keyakinan aku pasti bisa lolos, dan Alhamdulillah berkat doaku dan ibuku ALLAH mengilhamkan sukma yang terbaiknya untuk saya, saya diterima BIDIKMISI. Hal ini adalah momen yang saya tunggu dan kunanti yang paling luar biasa. Sujud sukur aku panjatkan kepada ALLAH , dialah yang selalu memudahkan semua jalanku, air mataku berkucuran dengan derasnya hingga bibir ini tak mampu untuk mengeluarkan sepatah katapun, Allahlah yang maha asmaul husna 99 banyaknya semua telah terbukti, dan kini Allah megabulkan semua pintaku, aku berjanji akan selalu berusaha sungguh –sungguh dan menjadi yang terbaik diantara yang baik –baik, menjadi anak yang sholehah yang berguna bagi agama , nusa dan bangsa. Amiin, . Ketika duduk di kampus aku tidak boleh hanya mngandalkan mereka terus, aku juga tidak bisa hanya mengandalkan uang dari BIDIKMISI tapi itu aku masih kurang dan akhirnya aku mendapatkan info bahwa BEASTUDI ETOS semarang membuka gelombang 3 dan akupun mencoba mendaftarkan diri denagn berbagai persyaratan yang berlaku , muali dari pengumpulan berkas, maupun tes tulis dan wawancara. Deg degan aku menunggu pengumuman nya dan alhasil aku di terima sebagai manfaat penerima BEASTUDI ETOS. Beastudi etos yaitu acara investasi dan pemberdayaan mahasiswa untuk indonesia yang tersebar di 13 wilayah dan 15 PTN . Adapun 13 wilayah iitu antara lain Aceh, Pdang, Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Samarinda, Makassar dan Ambon. Bersama PTN juga sebagai berikut : kampus syah kuala , kampus suatera utara, kampus andalas, UI ,IPB, ITB, UNIVERSITAS PADJADJARAN, UNDIP, UGM, AIRLANGGA, ITS, UNIBRAW, UNMU, KAMPUS HASANUDIN dan PATTIMURA. 
     Jargon di beastudi etos semarang yaitu ‘’ yakin bisa pasti bisa. Jujur disipin dan kerja keras’’ setelah itu di ganti dengan’’ pemuda kontributif membangun diri membangun bangsa’’. Kegiatan di etos ada sebuah pelatihan , pembinaan dan pendampingan selama 4 tahun. Secara umum pembinana ini ada 3 bagian yaitu pembinanan harian yang di dampini oleh pendamping asrama, mulai dari sholat fardu berjamaah, kajian rutin, membaca alma’tsurat, majlis pagi , hafalan, dan membaca Al qura’an. Yang kedua ada  pembianana bulanan ini bersifat wajib bagi seluruh etoser untuk meningkatkan kewibawaan dan karakter yang baik, biasanya pembinana ini di sbut denagn pembinaan  bersama seluruh angkatan yang bersifat wajib.  Dan yang terakhir ada  pembinana nasional setiap tahunnya dimana seluruh etoser di indonesia di kumpulkan menjadi 1 yang biasanya bertempat di Bogor dengan perlombaan dan momen – momen yang telah di tentukan. Mereka menampilkan dirinya dengan segudang prestasi yang dijadikan menjadi satu wadah yaitu temu etos nasional atau TENS.  Pelatihan dan pendampingan ini dilakukan berdasarkan kurikulum berbasis karakter dan potensi individu guna pengembangan segudang prestasi yang dimiliki .Selama di etos kehidupan ku berubah lebih baik dari hari sebelumnya terutama iman dan takwaku semakin kuat dan bertambah . Terimakasih Beastudi indonesia , Beastudi etos semarang.

Author : Sri Wahyuni
              Penerima manfaat Beastudi Etos Angkatan 2014, Semarang
Share on Google Plus

About Etos Semarang

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment