PEMBINAAN ETOSER 2014 EDISI 1: "Memimpin dengan Hati, Apa Manfaatnya ?"

Memimpin dengan Hati, Apa Manfaatnya ?


“Kebanyakan pemimpin jatuh karena apa yang ia perbuat tidak selaras dengan apa yang ia katakan, jadilah pemimpin yang memimpin dengan hati maka ia akan menjadi pemimpin yang dicintai oleh kaumnya”

   Semarang (28/2) telah dilaksanakan kegiatan pembinaan rutin bulanan bagi penerima manfaat beastudi etos semarang angkatan 2014. Kegiatan ini bertempat di Yayasan Pondok Pesantren Saubari Bening Hati Desa Meteseh Kecamatan Tembalang Kabupaten Semarang. Kegiatan yang bertema Kepemimpinan ini diisi oleh pembicara Bapak Ustadz Genry selaku ketua dari CORDOFA (Corps Da’i Dompet Dhuafa). Adapun tema yang akan disampaikan oleh beliau kali ini berguna untuk mengupgrade kapasitas etoser dalam aspek kepemimpinan.
   Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sharing pengalaman dari Bapak Ustadz Genry mengenai berbagai pengalamannya dalam hal kepemimpinan. Beliau telah terjun ke dunia organisasi dari semenjak SMP dan terus berlanjut hingga lulus kuliah, maka tak heran pengalamannya dalam aspek kepemimpinan terbilang mumpuni. Dalam mengisi materi Bapak Ustadz Genry tidak hanya bersifat satu arah, beliau juga mempersilahkan para etoser untuk berbagi pengalamannya mengenai kepemimpinan melalui organisasi yang etoser ikuti di dunia kampus. Materi inti yang disampaikan oleh Bapak Ustadz Genry berjudul “Memimpin dengan Hati”. Beliau memberikan tips bagaimana seorang pemimpin seharusnya bersikap agar dicintai oleh orang – orang yang dipimpin. Seorang pemimpin harus bersikap tegas, namun ketegasan tersebut haruslah sesuai dengan kondisi diantara orang – orang yang dipimpinnya. Dalam memimpin, pemimpin harus cekatan  dalam mengambil keputusan, sebab hal inilah yang membedakan seorang pemimpin sejati dengan pemimpin yang hanya bisa memerintah. Di akhir materi Bapak Ustadz Genry juga memberikan sedikit video mengenai kepemimpinan yang baik dimana pemimpin yang baik adalah pemimpin yang disegani dan dipatuhi kaumnya tanpa harus banyak bicara.
   Kesimpulan dari kegiatan ini adalah memimpin haruslah menggunakan hati dan intuisi. Sifat kepemimpinan bagi mahasiswa sangatlah penting karena akan mendatangkan banyak manfaat seperti tergalinya potensi dari dalam diri, memperbanyak relasi, disegani oleh banyak orang, hidup lebih baik, dan masih banyak lagi manfaat yang akan didapat jika sikap kepemimpinan dari tiap – tiap individu dapat dikembangkan.

Fanspage : Beastudi Etos Universitas Diponegoro
Share on Google Plus

About Etos Semarang

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment